Abah Yai Masruhan dan Alumni Berziarah ke Situs-Situs Spiritual di Mesir

Kairo – Dalam kunjungan singkat selama enam hari di Mesir, Abah Yai Masruhan bersama para alumni pondok pesantren menyusun agenda penuh makna: ziarah dan napak tilas spiritual ke makam para wali dan ulama besar yang telah mewarnai khazanah keilmuan Islam.

Perjalanan dimulai dengan sholat Jumat di Masjid Al-Azhar, simbol keilmuan Islam dunia. Hari-hari berikutnya diisi dengan ziarah ke Masjid Al-Aqmar yang telah berdiri sejak lebih dari 900 tahun lalu, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke kediaman Syekh Hilmi.

Puncak ziarah dilakukan ke Alexandria. Di sana, rombongan mengunjungi makam Khalifah pertama dari Thariqat Syadziliyah, Sidi Abu Abbas Al-Mursi, dan para muridnya yang masyhur seperti Imam Al-Bushiri—pengarang Qasidah Burdah, Ibnu Athoillah As-Sakandari—penulis Al-Hikam, serta Sidi Yaqut Al-Arsy.

Ziarah juga menyentuh jejak Nabiyullah Daniel dan Sidi Luqman Al-Hakim, diikuti perjalanan kembali ke Kairo untuk mengunjungi tempat khalwat Sayyidah Nafesah, guru perempuan dari Imam Syafi’i.

Agenda ziarah ke Qarafah Sughra yang mencakup makam Imam Syafi’i dan para ulama besar lain seperti Imam As-Suyuti dan Ibnu Hajar Al-Asqalani terpaksa dibatalkan karena perubahan mendadak jadwal penerbangan Abah. Namun, semangat spiritual tidak pudar, karena ziarah terakhir dilakukan dengan sowan ke KH Muhlason Jalaludin yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Abah Yai.

Kunjungan ini bukan sekadar nostalgia, melainkan penguatan kembali ikatan spiritual, keilmuan, dan rasa cinta kepada para ulama salafus shalih.

Leave a Comment