Surabaya — Nama Nimas Hikmah Sekar Kamiliah Fahmi kembali mengharumkan nama Pondok Pesantren DH dengan torehan prestasi membanggakan. Siswi kelas 11 ini berhasil meraih Juara 1 lomba Astronomi se-Mojokerto, setelah sebelumnya juga menorehkan prestasi sebagai Juara Harapan 1 dalam lomba Story Telling se-Mojokerto.
Lahir di Surabaya pada 26 Juni 2007, Nimas adalah anak kedua dari lima bersaudara pasangan Bapak Ach. Fahmi dan Ibu Indah Sri Wahyuningsih. Sejak tahun 2020, ia telah menempuh pendidikan di Pondok DH dan dikenal sebagai santriwati yang aktif, berprestasi, dan rendah hati.
Dalam persiapan lomba astronomi yang diikutinya, Nimas mengikuti bimbingan intensif selama dua minggu bersama pembimbing, Pak Luthfi, serta mempelajari beberapa modul astrofisika secara mandiri di asrama. Ia mengaku bahwa dukungan teman-teman sekelas menjadi penyemangat utama selama proses latihan.
“Hal yang paling mengesankan selama latihan adalah saat teman-teman selalu mendukung dan meyakinkan saya untuk terus semangat. Itu sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Dengan semangat belajar tinggi, Nimas menjadikan kimia dan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran favoritnya. Ia juga menyebut Miss Mercy dan Bu Faizah sebagai guru favorit yang banyak memberinya inspirasi.
Tak hanya unggul dalam prestasi akademik, Nimas juga aktif dalam bidang keagamaan. Saat ini, ia telah mencapai pencapaian tahfidz 2 juz Al-Qur’an, sebuah prestasi yang menunjukkan keseimbangan antara ilmu dunia dan akhirat.
Motivasinya dalam mengikuti lomba adalah untuk mengukur kemampuan diri di bidang yang diminatinya. “Saya ingin tahu sejauh mana kemampuan saya, dan lomba ini jadi tantangan yang berharga,” ujarnya.
Kepada Pondok DH, Nimas menyampaikan harapannya, “Semoga Pondok DH terus berkembang dan semakin giat mengikuti berbagai ajang lomba.”
Santriwati berbakat ini juga membagikan motto hidupnya yang menyentuh hati:
“Setiap sesuatu yang kita jalankan tidak lepas dari doa ibu.”
Dengan semangat, ketekunan, dan dukungan lingkungan yang positif, Nimas membuktikan bahwa prestasi dan akhlak mulia dapat berjalan seiring. Sosoknya menjadi inspirasi bagi rekan-rekan di Pondok DH dan generasi muda lainnya.



